Mata pelajaran

Diagnosa


Diagnosis menggambarkan keadaan kesehatan atau penyakit seseorang. Saat membuat diagnosis (diagnostik), riwayat kesehatan pasien, gejala yang ada, pemeriksaan medis (menguping, palpasi, tes latihan, dll.) Dan metode diagnostik khusus lainnya (tes darah, sinar-X, ultrasound, pencitraan resonansi magnetik, tomografi komputer, dll.) Dapat dipilih sesuai kebutuhan. Biopsi, dll.) Menganalisis gejala yang terkena dampak. Idealnya, dapat ditentukan dengan jelas penyakit mana yang mengganggu pasien dan diagnosis yang dikonfirmasi dapat dibuat.

Namun, diagnosis seringkali rumit dan terutama orang dengan penyakit langka sering menjalani kunjungan dokter secara rutin sebelum mereka menerima diagnosis yang benar. Riwayat medis yang menyeluruh (mencatat riwayat medis) adalah alat penting untuk mengidentifikasi penyakit yang ada, terutama dalam kasus diagnosis yang rumit tersebut. Namun, seringkali ada sedikit waktu yang tersisa untuk percakapan antara dokter dan pasien dalam praktik sehari-hari. Korelasi antara gejala yang berbeda mungkin tidak dikenali, yang juga bisa memberikan petunjuk untuk diagnosis banding (pengecualian penyakit lain dengan gejala yang sama). Paling buruk, misdiagnosis terjadi. Pentingnya riwayat medis untuk tindakan diagnosis selanjutnya tidak boleh diremehkan, bahkan jika itu sendiri biasanya tidak cukup untuk membuat diagnosis yang dapat diandalkan. (fp)

(Foto 1: StockPhotoPro / fotolia.com)

Penulis dan sumber informasi


Video: Tabo - Hasian Official Audio (Mungkin 2021).