Berita

Risiko sering diremehkan: jangan menganggap enteng gigitan binatang


Jangan meremehkan gigitan binatang

Gigitan anjing atau kucing sering dianggap sebagai luka yang tidak berbahaya. Tetapi mereka dapat memiliki konsekuensi buruk. Gigitan hewan dikaitkan dengan risiko infeksi yang signifikan. Setiap tahun puluhan ribu orang Jerman membutuhkan perawatan medis untuk ini.

Gigitan hewan dikaitkan dengan risiko infeksi yang signifikan

Bahaya gigitan hewan tidak boleh diremehkan. Menurut Unfallkasse Berlin (UKB), antara 30.000 dan 50.000 orang dirawat setiap tahun secara nasional hanya karena gigitan anjing. "Gigitan hewan selalu dikaitkan dengan risiko infeksi yang signifikan," tulis para ahli dalam brosur. Dalam kasus ekstrim, mereka bahkan bisa berakibat fatal.

Cidera jaringan

Gigitan hewan dengan luka kulit yang tampaknya kecil tidak boleh dianggap enteng. Kerusakan jaringan hampir tidak bisa diperkirakan oleh orang awam.

“Terutama dalam kasus gigitan anjing, tidak boleh ada bahaya yang disimpulkan dari aspek eksternal yang tidak berbahaya dari cedera gigitan bahwa ada sedikit kerusakan jaringan secara mendalam!” Memperingatkan Asuransi Kecelakaan Sosial Jerman (DGUV) dalam selebaran.

Karena gigitan dapat dengan cepat menangkap api dari binatang, pemeriksaan medis umumnya dianjurkan jika cedera kulit melampaui goresan atau kesan sederhana.

Infeksi bisa berakibat fatal

"Terutama gigitan kucing biasanya lebih dalam dan karena itu lebih rentan terhadap infeksi berikutnya," jelas ahli bedah trauma Josef Mischo, Presiden Asosiasi Medis Saarland, dalam sebuah pesan dari kantor berita dpa.

“Hingga setengah dari semua luka gigitan ada di daerah pergelangan tangan dan pergelangan tangan. Jika ada batasan fungsional permanen di bidang ini, ini berdampak serius pada kualitas hidup lebih lanjut, ”memperingatkan UKB.

"Selain itu, infeksi tetanus (tetanus) atau rabies bisa berakibat fatal," kata para ahli.

Konsultasikan dengan dokter jika ragu

Jika ragu, orang yang digigit harus selalu pergi ke dokter dan selalu memeriksa perlindungan vaksinasi tetanus. Vaksinasi ini perlu disegarkan setelah sepuluh tahun.

Sebagai tindakan segera, luka harus dibilas secara menyeluruh dengan banyak air garam / air untuk meminimalkan beban kuman.

Cedera tersebut harus ditutup dengan plester atau plester steril. Rasa sakitnya bisa dihilangkan dengan pendinginan lokal. Setelah perawatan awal, orang yang terluka harus segera ke dokter. (iklan)

Penulis dan sumber informasi



Video: PETAKA BAGI ORANG SOMBONG YANG MEREMEHKAN ORANG PENDIAM (Mungkin 2021).